NEM di SMA3 Bandung

November 30, 2008

NEM

Kuamati PIN buatan rekan saya, Dody Sagir. Arhh.. isi kreatif kepala Sagir yang satu itu memang ruar biasa (hush, Sagir itu konon nama kakeknya :D). Tapi sungguh, ide darimana ketika SMS nya yang menanyakan:

“NEM jaman kita berapa ya?”

Buat apaan coba.. ternyata menjadi rancangan PIN seperti ini; khusus dibuatkan untuk reuni kami, 16 Agustus lalu. Keren.. Dan PIN ini kubeli dan kusematkan khusus buat si Kaka, berharap dia terpacu agar dapat masuk ke SMAN 3 (hihi).

49,20. Segitulah nilai yang harus diperoleh saya/kami ketika tahun 90: 49.20 untuk 6 pelajaran, artinya rata-rata 8.2. Siapakah sih yang NEM nya pas 49.20? Bukan akyu!! Aku kan 49.21 (hahaha) bukan deng.. sedikiit saja di atas angka tersebut koq.

Jika saja NEM saya 49, 19; kurang 0,01 point; artinya saya tidak akan bergabung di komunitas teman-teman ini, yang makin hari makin menakjubkan saya. Bukan karena sebagian dari kami begitu khondhang – Fenny atau Emil misalnya bukan akyu tentu; yang “bukan siapa-siapa” [d’masiv] – , tapi karena energi positif yang terus disebarkan, baik via media internet maupun melalui pertemuan-pertemuan sehari-hari yang disengaja (CGG: cari gara-gara, cari alasan2 agar selalu bisa mengadakan pertemuan). Pertemanan yang menyenangkan, keluarga besar yang menyenangkan.

Alhamdulillah.. saya ternyata bagian dari komunitas ini. Nyaris tak percaya. Dan itu berkat angka 49.20? Hanya karena angka itu saja? Bayangkan, andaikan point saya kurang 0.01! atau 0.001? 0.00001? (Round up ga sih? btw)

Saya jadi teringat pada Dimas, yang ngotot memperkarakan DMR; yang (akan) merugikan siswa karena terdapat kelemahan2nya dalam membaca LJK siswa. Sampai pak Iping menanyakan Dimas lho, hihi. Wah, kalo mengingat bahwa 0.0 sekian adalah significant; sangat masuk di akal lah kemarahan Dimas. Tapi ga tau juga, jika DMR tidak akurat membaca LJK yang miring; sepertinya hasilnya tidak sekedar berbeda 0.0 sekian, pasti berbeda angka lebih besar.

Tapi sungguh, layakkah nasib ke depan para siswa SMA itu ada di tangan angka-angka NEM, UN, whatever it is lah namanya? Tidak terbayangkan masa depan yang berbeda jika sepoin angka pun berbeda? Ih.. saya jadi merinding..

About these ads

2 Responses to “NEM di SMA3 Bandung”

  1. waskita Says:

    Walah, sudah tua begini masih pake NEM .. IP aja udah lupa.

  2. agatha Says:

    Misie….
    Q mau nanya pak….
    NEM di SMA 3 tu brp ya??
    Karena mau nyoba daftar di situ..
    Thx,tolong di balas ya,,


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: