Dihajar Rokok, eh PR

May 15, 2008

Meski tidak merokok di depan saya dan anak-anak, saya tahu Mas itu merokok, biasanya di kamar mandi . Jika sedang bersama saya, misal di tempat makan berdua, Mas selalu ijin untuk merokok. Atau tiba-tiba sudah mengepulkan asapnya ketika saya kembali dari toilet; tak lupa sambil menebar cengiran yang bikin saya jatuh cinta selalu.

It’s okay, Mas lebih dahulu mengenal rokok daripada mengenal saya. Tapi sempat perjanjian berhenti karena saya ga mau ada penyakit mengintainya! Apalagi ketika saya menjadi ibu Hamil, owh NO WAY!

Tapi itu mungkin perjanjian tahu sama tahu saja lah hihi, maksudnya saya tahu koq Mas merokok di luar sana. Dan [perlu lirik-lirik dulu barangkali Mas baca tulisan saya ini?] saya sebenarnya selalu suka bau hasil rokoknya [tapi saya benci proses merokoknya! gimana dong?]

Belakangan, sepertinya, makin banyak rokok yang diisap mas.. Aha! rokok, kopi, dan kratingdaeng lebih banyak menemani Mas, dibanding saya

Gara-gara Mas harus selalu terjaga. Diseling pekerjaan; runtutan PR demi PR harus dikerjakan Mas. Kalo tidak: NILAI NOL!

Kabarnya ada Dosen sangat uring-uringan, mulai dari kebagian infokus yang jelek [dikompesasikan dengan memberi Quiz dadakan], murka karena tugas yang tidak layak disajikan para Mahasiswa. Memberi nilai NOL bukan sekedar bluffing.

Hihi

Nasib mahasiswa. Ya harus begitu kan?

Dan nasib saya! Istri mahasiswa, diabaikan
Gak apa-apa lah, kan ga ever after.. [masak? ]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: