Lima hari di Travel Bandung-Jakarta

May 15, 2008

Seperti biasa..
Setiap ada peluang, tentu saya jawab BISA! (ini kebiasan buruk atau bagus ya? )
Setelah itu, pusing organized tentu.. WAKTU. Karena sebetulnya masih banyak yang tertunda alias hutang-hutang . Ditambah lagi memang sudah nasib pilihan hidup seperti ini: Kerja tetap kerja, anak-anak tetap dijaga. No mbak, No baby sitter, No pembantu, asisten whatever you called lah.

Padahal, mau tidak mau, suka tidak suka.. pekerjaan itu kan butuh waktu, ke luar kota apa lagi. Paling surga adalah ketika mendapat pekerjaan yang bisa dikelola sendiri. Kalo tidak bisa? Jadwal sudah ditentukan; tak bisa ditolak..

Lima hari di Jakarta, acara jam 1 siang sampai selesai. Hm, Tidak jelas diberi uang berapa nih. Cukup untuk nginep kah? Atau harus pulang pergi? Ya sudah, hari pertama diputuskan untuk pulang-pergi dengan travel saja. Bersoknya dilihat lagi.. Neng pulang sekolah dititip ke Uwanya. Kaka, ah sudah besar. Sudah bisa urus diri sendiri di rumah (sediakan saja makanan yang banyak. ABG kenapa selalu lapar ya?)

Jadilah berangkat. Hari pertama. bertemu user. Menyenangkan. Kerjaan standar sih. Obrol sana sini sana sini, loh dia ini masuk jam 7 pulang jam 3 sore. Di perjalanan dari rumah ke kantor, membutuhkan 3 jam dengan angkutan umum. DIa lakukan TIAP HARI, Senin-Jum’at. Sepanjang tahun? Serius? Ouch nasib hidup berjuang di Jakarta ya.

Ini membuat saya dan mas berpikir, sama saja dengan dari Bandung dong? Ya sudah, ini yang membut saya dan mas memutuskan 5 hari ini akan dihajar dengan pulang pergi saja. Pilihan yang aneh? Hihi. Biarain ah. Cuman seminggu saja koq. Pertama, tidak jelas diongkosin berapa. Kedua, nginep ternyata mahal sekali di daerah dekat Kantor user tsb. Dan ah sehari tanpa ngelihat Neng tertidur.. priceless!

Jadilah, 5 hari, pulang pergi Bandung-Jakarta. 7/8 jam di jalan, di tempat user 3-5 jam hehehehehehe. Ini toh yang disebut tua di jalan .

Yang menarik adalah opsi-opsi travel, macam-macam dicoba dan saya dan mas simpulkan:

  • Cipaganti Travel somse sekali karena mau zero mistake. Operatornya jutek.
  • X-Trans, jadwal banyak ragam dan banyak exceptionnya juga! Bikin susah dihapal dan salah jadwal.
  • Satu lagi yang kami gunakan Metroline (agak promosi deh). Ga laku, Sepi. Jadwal terbatas sekali. Tapi enak, dari point Citraland ke Giant Hyperpoint.

Yah.. lain kali tidak usah deh mengambil peluang seperti itu lagi. Sakit pantat euy dan bersyukurlah saya dan Mas tidak harus selalu seperti itu setiap harinya. Salut kepada yang memilih atau tidak ada opsi yang lebih baik dengan menghabiskan waktu di jalanan..

One Response to “Lima hari di Travel Bandung-Jakarta”

  1. kuke Says:

    Harus berani bilang.. TIDAK-BISA.. kalo ada banyak peluang datang, Bu😀

    Kalo Bos saya.. keren.. langsung hitung-cara-cepat.. jadi dia bisa memutuskan Bisa/Tidak.. *ayu lagi ketularan cara begitu..*kalo sebelumnya lebih ke.. lihat2 load pekerjaan yang sudah ada.. & intuisi*

    Kebetulan.. udah pernah ngalamin sekitar 6 bulanan tuh tua di jalan.. Bdg-Jkt-Bdg.. tidak setiap hari memang.. tapi ada yang.. seminggu 2-3x bolak-balik..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: