Mabuk Mengajar :P

November 30, 2008

Rasanya semester ini saya tidak rasional, dengan menyetujui untuk mengajar 4 kelas di reguler dan mengambil lagi 1  kelas mengajar kelas karyawan. Padahal selama ini maksimal adalah 3 kelas/12 sks, bahkan berharap cukup 6 sks saja atau 2 kelas dan 6 sks lain dipergunakan untuk meneliti dan mengabdi..

Eh itu sebenarnya banyak atau sedikit sih? Sedikit kali ye? Tapi buatku sudah buanyak😀

Untuk empat kelas reguler, semuanya mata pelajaran Pengembangan Sistem Berorientasi Objek, tapi secara content saya isi dengan mengajar Pemrograman Berorientasi Objek dengan Java, itu pun Java dasar. Dan you know lahhhh, bagiku oop stands for object oriented perjuangan hahahaha.. Biar mampus, 4 kelas, 12 sks, 4 kali seminggu, 16×4 pertemuan! Saya benar-benar mampus :p. Kadang tidak masuk karena ada panggilan ke luar kota, akhirnya kuliah digantikan oleh asisten (bukan contoh yang bagus ya?). Dari empat kelas yang saya ajar, 2 kelas adalah kelas reguler, 2 kelas lagi adalah kelas mengulang. Bayangkan, dua kelas mengulang! Siapa sih dosennya tahun lalu? Ya akyu.. Hihihihi.. Ah benar-benar object oriented perjuangan :p

Mabuk mengajar PSBO, saya malah bersedia mengajar di kelas karyawan. Padahal tiap kelas karyawan dilaksanakan 2 kali 1 minggu; di hari sabtu dan minggu, dimana seharusnya saya beristirahat dan bermain bersama keluarga. Dan saya pun termasuk yang tidak menyukai yang namanya kelas karyawan karena tendensinya hanya untuk mendapatkan gelar saja (idih nuduh :d). Ternyata ada 20 mahasiswa di kelas yang saya ajar, yaitu logika matematika. Lho banyak juga, di luar bayangan saya bahwa jumlahnya akan sekitar 5-6 orang saja  Wah mabuk lagi deh.. Hehehehe. Ternyata meskipun kelas karyawan, mahasiswanya masih muda dan kebanyakan adalah lulusan diploma. Hm, ternyata semua masih bersemangat, rajin, dan hm, lebih antusias daripada kelas reguler!! Wah, not bad ternyata..

Tapi tetap saja saya mabuk mengajar. Saya tidak pernah mengerti banyak kolega saya yang kuat sekali mengajar lebih dari 15 sks/minggu. Bahkan jika dia mengajar di tempat lainnya, anggap saja 6 sks, maka dia akan mengajar 21 sks/minggu. Ga teler  ya? Apalagi jika matakuliahnya adalah sama, paralel. Dua kelas masih mending, 3 kelas mulai disorientasi, lupa materi mana yang sudah disampaikan mana yang belum. 4 kelas? Ah harusnya dibuatkan multimedia saja, saya rekam cara saya mengajar dan sebarkan ke kalangan mahasiswa. Atau; buat kuliah on-line langsung 4 kelas hehehehehe..

Secara fisik, biasa saja 15 sks = 15 jam tatap muka + 2×15 jam persiapan = 45 jam per minggu. Biasa aja kan kerja 45 jam perminggu? Tapi kami masih ada rapat, menulis penelitian, mengabdi – baca: mencari proyek, membimbing tugas akhir/kerja praktek, menghadiri sidang dan seminar tugas akhir/kerja praktek. Gimana cara mengaturnya?

Sekarang, dengan beban seperti sekarang, saya banyak dicari-cari mahasiswa hehehehe.. Bahkan sampai ke dunia virtual😀. Mau ngumpet dimana? Doh, boleh aku menghirup napas sejenak hihihi.. lagi mabuk nih. Ada yang punya obat anti mabok kah?

2 Responses to “Mabuk Mengajar :P”

  1. waskita Says:

    Apakah gak ada limit mengajar? Di tempat saya sedang dihimbau 1 dosen max 3 matakuliah.

  2. Yellow Says:

    Wah, tetap semangat mbak😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: